Jadikan aku yang kedua.....
Buatlah diriku bahagia.....
Walaupun ku takkan pernah....
Milikimu selamanya......
Begitulah kira-kira penggalan syair lagu yang dinyanyikan penyanyi pendatang baru Astrid(kalo gak salah). Syair lagu tersebut cukup menggelitik telinga saya dan membuat saya cukup untuk berpikir. Ya... syair itu memang bukan hanya sekedar syair bagi saya tapi juga memang bentuk kehidupan atau suatu realita yang memang banyak terjadi akhir-akhir ini di dunia nyata.
Banyak sekali saat ini perempuan-perempuan yang rela menjadi orang yang menduduki posisi kedua diurutan rumah tangga orang alias istri kedua (menyedihkan sekaleee....), atau hanya sekedar wanita simpenan (amit-amit jabang bajaj....). Untuk apa mereka rela melakukan semua ini? mengganggu kehidupan rumah tangga orang? menyakiti sesamanya? sesama perempuan! kalau bukan demi harta kekayaan (oh...... my God).
Lihat saja sekarang kasus antara Halimah dengan Mayangsari, yang cukup membuat heboh dunia persilatan eh..... dunianya seleb..... dan masih banyak lagi mayangsari-mayangsari lain didunia ini yang rela memposisikan dirinya sebagai yang kedua....................
Kasus seperti ini pernah menimpa temen saya, David, seorang ayah dengan dua orang anak dan seorang istri (Ratih) yang selalu setia mendampingi hari-harinya dan dengan telaten mengurus dan menjaga kedua buah hatinya.
Entah bagaimana ceritanya kehidupan rumah tangga mereka yang selama ini adem ayem aman tentram tiba-tiba menjadi panas. David terlibat cinta terlarang!!! Dia berhubungan dengan seorang gadis (kata orang-orang sih gadis yang bukan perawan) yang bernama Ratna.
Tentu saja kehidupan rumah tangga mereka jadi porakporanda, seandainya tidak ada kekuatan dan kesabaran dari seorang Ratih, mungkin rumah tangga mereka hancur diterpa badai yang dibawa David. Dengan sejuta kesabaran dan air mata duka, Ratih berusaha mempertahankan rumahtangganya, melindungi anak-anaknya.
Suatu hari Ratih kirim sms pada perempuan yang bernama Ratna tersebut,
"tolong jangan ganggu RT saya, kamu juga seorang perempuan yg akan menjadi istri dan ibu seperti saya, bagaimana perasaan kamu jika nanti RT kamu ada yg ganggu"
Entah perasaan gadis itu sudah dibutakan atau ditulikan, tanpa mengindahkan sms Ratih, dia tetap saja berhubungan dengan David. Bahkan dia berani memaki-maki Ratih lewat sms dengan kata-kata yang kotor yang tidak pantas diucapkan oleh seorang gadis baik-baik. Dan saya berpikir dia memang bukan gadis baik-baik karena dia sudah berani mengganggu rumah tangga orang dan lagi dia juga sudah bertunangan dan sebentar lagi akan menikah.
Jadi dapat kita lihat perempuan seperti apa yang namanya Ratna tersebut, sudah mau menikah tapi masih juga mengganggu rumah tangga orang. Ternyata setelah diselidiki oleh adiknya Ratih, kehidupan Ratna dengan tunangannya tidak harmonis, entahlah apa penyebabnya, mungkin karena kelakuan Ratna sendiri yang seperti itu. Dan ada lagi alesan lain kenapa dia suka berhubungan dengan suami orang yang mungkin sudah mapan menurut pikirannya, dia dapat dengan mudah minta apa-apa yang dia inginkan dari pacar gelapnya itu.
Dia dapat dengan mudah dapat tambahan pulsa HP tanpa harus mengeluarkan uang, dia dapat makan gratis direstoran di mana saja dia mau, dia dapat beli barang-barang apa saja yang dia inginkan tanpa harus mengurangi gajih bulanannya sebagai seorang karyawati disebuah perusahaan.
Tuhan Maha Mendengar, doa-doa Ratih yang selalu ingin mempertahankan keutuhan rumah tangga didengar-Nya. David cepat tersadar sebelum semuanya terlanjur. Bagaikan mendengar geledek disiang bolong, David kaget dengan apa yang selama ini telah dia lakukan. Dia telah melukai perasaan istrinya yang selama ini selalu setia mendampinginya dalam suka dan duka.
Dia telah menelantarkan anak-anaknya yang selama ini sangat disayanginya..........
David tersadar.... dengan air mata berlinang dia meminta maaf pada istri tercintanya, dan dia bersujud mohon ampun pada Allah yang telah membukakan pintu hatinya kembali, sehingga dia tidak terperosok kedalam jurang kenistaan. David bertobat dan telah kembali kepada keluarganya.
Untuk Ratna-Ratna lain diluar sana, cepatlah engkau sadar karena perbuatanmu telah melukai banyak orang. Kamu seorang perempuan yang akan menjadi ibu dan istri dirumahtanggamu kelak, yang tentu saja menginginkan kehidupan rumah tanggamu tetep harmonis.
Jadilah kamu orang yang pertama dan terakhir bagi suamimu, jangan jadi yang kedua.............
Untuk David-David yang lain jangan pernah tergoda oleh rayuan perempuan-perempuan matre seperti ratna. Jagalah istrimu yang telah melahirkan anak-anakmu dengan taruhan nyawanya.
Yang telah mengikhlaskan seluruh kehidupannya untuk mempertahankan keluarganya.
Thanks buat David yang sudah mau curhat padaku
26 June 2007
Jadikan Aku.........
26 June 200717 June 2007
Fathir's Weaning
17 June 2007Akhirnya... satu minggu sudah Ibu telah berhasil menyapih Fathir. Sebetulnya kecian juga sih, tapi gimana lagi orang Fathir dah gede dah 2 tahun jadi mau gak mau ibu tetep harus nyapih Fathir, ya kan?! Sebenarnya rencana ibu nyapih Fathir tuh pada saat Fathir ulang tahun jadi pas 2 tahun, tapi waktu itu ayah lagi dinas ke Bali jadi ibu gak ada yang bantuin jaga Fathir, takutnya Fathir ngadat malem-malem. Akhirnya ibu baru kerjain rencana ibu seudah ayah pulang, hari Sabtu tanggal 9 Juni (biar Fathir ntar inget hari dan tanggal disapihnya hehe.....).
Hari pertama disapih kasian banget, soalnya sedotan gentong ASI ibu diolesin bratawali yang rasanya paiiiiiit bangedddd. sampai Aa Farhan aja teriak-teriak kepaitan, soalnya Aa iseng pengen nyobain paitnya kayak apa, jadi dia colek sedikit ramuan yang dah ibu bikin buat olesin sedotan ASI, hasilnya Aa loncat-loncat sambil teriak-teriak, hebohhhhh dehhhhhhh .......pait.....pait...... dan langsung ambil minum hihi.... iseng aja sih tuh Aa.
Seperti biasa setiap sore kalo ibu lagi tiduran sambil nonton TV Fathir pasti deh gak boleh liat ibu seneng dan santai dikit aja. Fathir pasti langsung deketin ibu biarpun lagi anteng main abingnya(mobil) sambil nemplok di ibu, "bu... nenen...... bu.....nenen.....Farhan yang ngeliat Fathir langsung teriak, "De.... jangan!!! nenen ibu paiiiiit...." Si ade yang diteriakin cu-x aja dan happppp!!!!! langsung nyamber nenen ibu...... Dan seketika itu juga Fathir nangis sambil teriak, ibu..... pait bu...pait..... hihi.... kasian juga deh liatnya........... mimi.... bu.....mimi.....
Ngeliat Fathir menderita kayak gitu Farhan malah ketawa-ketawa " Ade sih Aa bilang juga pait jangan nenen ibu lagi". Kalo Fathir dah bisa jawab kali pengen ngomong "meneketehe......... orang biasanya juga gak apa-apa kok!". Ya udah sejak kejadian itu Fathir sama sekali gak mau lagi deket-deket sama sedotan ASI-nya.
Tapi alhamdulillah Fathir gak rewel cuma sekarang bobonya jadi susah, bobo siang gak mau baru bisa bobo jam 9 malam, itu juga kalo dah bener-bener ngantuk, dan sekalinya bisa bobo siang eh... malemnya lebih parah lagi, baru bisa bobo kalo dah lewat jam 12 malem, tadi malem aja baru bisa bobo jam setengah 2 malem. Ya udah itu sih tugas ayah jagain Fathir sekalian ronda.
Masih banyak PR-PR ibu yang harus ibu kerjakan diusia Fathir 2 tahun sekarang ini, salah satunya ibu belum ajarin "toilet training" sama Fathir. Secara Fathir sekarang masih pake diaper. Pernah sih dicoba tapi Fathirnya belum mau, jadi rencana ibu sekarang kalo Fathir dah bener-bener gak inget ama sedotan ASI-nya, ibu mau ajak Fathir ber "toilet training" ria. Supaya tiap bulan ibu dah gak usah borong diapers lagi deh.
05 June 2007
Fathir's Birthday
05 June 2007Tak terasa 2 tahun sudah Fathir mengisi hari-hari Ibu dengan segala tingkah laku yang kadang bikin Ibu gemes tapi kadang bikin Ibu kesel juga (hehehe......).
Masih segar dalam ingatan Ibu waktu itu 2 tahun yang lalu, kira-kira pukul setengah 3 pagi, perut Ibu melilit-lilit, Ibu buru-buru bangunin Ayah dan Ayah langsung bangunin Ambu ama Abah (sebutan buat nenek dan kakek Fathir), kebetulan kita lagi nginep di rumah Ambu.
Kita (Ayah, Ambu, Abah dan Farhan) langsung menuju RS Borromeus, setiba di RS biasa diperiksa dulu ama perawat, ternyata baru bukaan 2 jadi harus sabar menunggu, paling ntar siang begitu kata perawat. Akhirnya yang lain pada pulang dulu tinggal Ayah aja ama Ibu berdua.
Ternyata sampai jam 11 siang belum ada tanda-tanda lagi, dan mulespun gak muncul-muncul lagi (stress kali ya...), tadinya Ibu minta pulang aja tapi suster ngelarang, katanya kalo gak mules-mules lagi ntar diinduksi aja...( alamak... diinduksikan sakitnya gak ketulungan but gak papa deh yang penting cepet brojol...).
Karena bete menunggu yang tidak pasti (hehe...) akhirnya Ibu ama Ayah jalan-jalan dulu, kebetulan ada RM bakso(Mie You) dideket RS Borromeus, akhirnya kita nangkring dulu di situ. Dah kenyang dan agak seger baru kita balik lagi ke RS, ternyata di RS sudah banyak yang nunggu yang mau nengok Ibu dan mereka heboh nyari-nyari Ibu (hehe...bikin geger RS), suster-suster sibuk juga soalnya mereka harus mengontrol keadaan Ibu, tapi yang dicari malah enak-enakan makan baso.......
Sampai sore belum ada tanda-tanda juga, Ibu sampe putus asa, Ibu pikir kali lahirnya besok atau kapan gitu. untungnya menjelang maghrib mulai muncul tuh mules-mulesnya, makin lama makin hebat.... dan akhirnya gak kuat lagi deh......
Seperti yang sudah-sudah kalo ngelahirin, Ibu tuh gak bisa ngeden, jadi agak susah juga tuh ngeluarin jabang bayi. Tapi dengan segala daya, upaya dan doa akhirnya.... brojol juga si kasep teh pukul 22.27 WIB. Dengan berat 3,01kg dan panjang 53cm. Alhamdulillah tidak kurang satu apapun.
Ngomong-ngomong soal berat badan, sebetulnya penuh perjuangan juga Ibu untuk mendapatkan berat badan bayi sebesar itu, soalnya waktu 6 bulan di USG ternyata berat badan bayi sudah 2,7kg. Jadi Ibu disarankan untuk diet kalo tidak ingin bayinya tambah gede mengingat kelahiran yang pertama seberat 3,6kg, jadi kalo Ibu gak diet kelahiran sekarang akan lebih dari 4kg, begitu kata beberapa dokter yang Ibu temui. Terpaksa deh Ibu mengerem segala keinginan Ibu untuk melibas semua makanan, Ibu tidak boleh ngemil, kalo laper diluar jadwal makan pokok Ibu cuma boleh makan buah aja. Tapi perjuangan Ibu berhasil juga deh....
Sekarang diusia yang kedua ini Ibu berdoa semoga Fathir jadi anak yang sholeh, pinter, cerdas, banyak rezeki, bahagia di dunia dan akherat, amiin. Tapi hari ini tidak ada pesta ataupun kumpul-kumpul seperti sebelumnya karena, yang pertama Ibu masih m***s, yang kedua Ayah lagi keluar kota, yang ketiga sekarang bukan hari libur (banyak banged alesannya....). Pokoknya Ibu selalu berdoa, berdoa, dan berdoa untuk anak-anak Ibu, untuk buah hati Ibu, untuk malaikat-malaikat kecil Ibu, sampai kapanpun Ibu selalu sayang, sayang, sayang pada kedua permata hati Ibu, yang sudah memberikan keceriaan dalam hidup Ibu, yang telah menyinari hari-hari Ibu, yang menjadikan Ibu seorang yang kuat dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.
Happy birthday honey... my dear...my baby... I always loving you... now until forever...
27 May 2007
Hiatus
27 May 2007Istirahat dulu ah...
Mohon maaf buat teman-teman semua yang sering berkunjung, untuk saat ini saya tidak dapat membalas kunjungan teman-teman untuk beberapa saat, karena saya sedang kehabisan energi dan sedang menata hati yang sedang semrawut, amburadulllll, terima kasih atas perhatiannya......
21 May 2007
Long…Long…Wiken
21 May 2007Sepertinya sudah menjadi peraturan tak tertulis dikeluarga mertua saya, kalo ada liburan panjang tuh semua anak, cucu, menantu harus kumpul di rumahnya. Seperti liburan sekarang ini yang lumayan panjang dari tanggal 17-20 Mei, seperti kita berkumpul di rumah mertua saya. Kebetulan sekali tanggal 17 Mei bertepatan dengan hari ulang taun saya, hmmm…. Serasa deh….
Seperti biasa setiap ada acara kumpul-kumpul, yang kita cari pertama adalah BASO, kebetulan di Bandung ada tempat makan baso favorit kita dan cukup terkenal sekota bandung, namanya baso Akung, hmmm…. enak…enak….enak…
Selepas shalat maghrib kita langsung berburu baso Akung yang letaknya di Jalan Lodaya, kira-kira setengah jam dari rumah kita.
Sesampainya di sana ternyata…. Sudah tutup, padahal baru jam 7-an, biasanya sih tuh baso tutup jam 10, mungkin karena liburan jadi banyak yang berkunjung, akhirnya kita banting stir ke Jl. Cipaganti untuk berburu baso Malang.
Hari kedua liburan selepas shalat magrib juga kita berburu makan malam ke Lembang, kota kecil dipinggir Bandung yang cukup dingin dengan jarak kira-kira 11Km dari pusat kota Bandung. Di Lembang kita masuk ke rumah makan Brebes (hehe… di bandung yang dicari Brebes bukab makanan khas Bandung), yang menyediakan berbagai jenis makanan seperti ayam goreng, ayam bakar, gurame goreng, sate, tahu,. Tempe, sambel, lalap, hm…. Ma…nyossss….
Setelah semua pasukan mendapatkan semua pesanannya mulai deh kita menyerbu semua hidangan yang tersedia. Dari mulai ayam bakar sampai tempe semuanya ludes. Alhamdulillah… atas nikmat-Mu Ya Allah, kenyang sekali.
Perburuan masih berlangsung yaitu mencari jagung bakar, hmmm… masih adakah tempat buat jagung bakar dalam perutku? Ditempat jagung bakar semua pasukan kembali sibuk memesan berbagai jenis jagungbakar, ada jagung bakar keju, jagung bakar pedas manis, jagung bakar pedas, jagung rebus, dan ketan bakar. Dengan minuman yang cukup hangat seperti kopi, bandrek, bajigur.
Setelah semua kenyang dan malam semakin merayap dan tentu saja mata yang sudah mulai meredup kita kembali ke Bandung, kira-kira jam setengah 11 malam. Hmmm…kelelahan yang menyenangkan.
13 May 2007
Berenang Yuk…
13 May 2007Sebenarnya udah dari usia 9 bulan aku ajakin Fathir berenang, pertamanya sih takut-takut gitu… nangis-nangis juga dan gak mau turun dari gendongan ayahnya. Sudah berbagai cara dan usaha dilakukan supaya si Ade menikmati kehidupannya di dalam air (serasa cerita jadul deni manusia ikan…). Mengajaknya keliling kolam, main bola, kecipak-kecipuk di pinggir kolam tapi tetep aja masih gak mau turun, sampe pelampung bebeknya terkantuk-kantuk menunggu penumpang, si Ade anteng aja dengan dunianya alias nangis tea.
Sedikit demi sedikit akhirnya mau juga tuh bersahabat dengan alam… eh dengan air dan mau duduk manis diatas pelampung bebeknya yang dah gatel ingin mondar-mandir keliling kolam, dan sudah mulai bisa tertawa-tawa di tengah-tengah kehangatan air kolam asiiiik deh, berhasil…berhasil…(ngikutin film dora kesenengan Fathir).
Sekarang pelampung bebeknya dah bocor, karena Ade sama Aa suka mainin tuh pelampung di lantai rumah secara Ade duduk diatasnya terus Aa yang nariknya. Sepertinya tuh pelampung kacugak(ketusuk) sesuatu yang tajam, jadi tamatlah sudah riwayat tuh bebek.
Seperti biasanya setiap hari sabtu, kalau gak ada acara lain, kita usahakan untuk selalu berenang. Karena pelampung bebek Ade dah bocor akhirnya aku belikan Ade ban tangan, soalnya sekarang Ade udah 23 bulan, ceritanya biar cepet ngambang (pemaksaan.com) dan biar gak terlalu ribet dengan pelampung yang guede-guede. Aku pilih ban tangan yang berbentuk ikan, biar Ade seneng. Ternyata memang Ade seneng dengan ban tangannya yang berbentuk ikan. Sepertinya dia ingin cepet-cepet pake tuh ban tangan, soalnya di rumahpun gak mau lepas terus aja dipake.
Tapiiii… setelah kembali ke laptop, eh… ke kolam Ade kembali nangis dan teriak-teriak manggil bebek kesayangannya walaupun ditangannya dah dipake pelampung. Seperti semula Ade gak mau lepas dari pelukan ayahnya dan mulai mengeluarkan jurusnya, nangis!!! Tapi kita biarkan aja Ade nangis dan terus berendam di kolam sambil pelukan sama ayahnya.
Sedikit-sedikit pelukannya dilepas sama ayah, dan sepertinya Ade juga gak sadar kalo pelukannya dilepas, soalnya lagi asik liat Aa yang lagi mondar-mandir dengan gaya bebasnya. Tanpa disadarinya ayah sudah gak megang Ade lagi, dan Ade pun mulai gerak-gerakin kaki dan tangannya ngejar Aa.
Akhirnya… berani juga Ade mondar-mandir sendiri di kolam dengan ban tangannya. Malah udah berani loncat-loncat nyemplung sendiri ke kolam, secara ngikutin gerakan Aanya kali ya….Jadi seru deh acara renang hari ini.
Berhasil lagi deh……….Ayo, siapa yang mau ikutan berenang sama Farhan dan Fathir?
04 May 2007
Aku Tak Pernah Mengenalmu
04 May 2007Aku tak pernah mengenalmu…
Aku tak pernah melihatmu….
Aku tak pernah menyakitimu…
Tapi…
Tanpa permisi…
Tiba-tiba kau datang menghampiri surgaku,
Di saat aku sedang menikmati indahnya surgaku,
Dengan malaikat-malaikat kecilku….
Kau hunuskan pedang kedadaku, tepat mengenai jantungku,
Sumber kehidupanku, penggerak hidupku, jalan hidupku…
Terasa begitu sakit… sakit sekali… teramat sakit…
Darah segar mengalir disekujur tubuhku, aku lemas, lemas, dan lemas…
Dan aku tak sanggup lagi tuk berdiri…
Tuk menggapai dan memeluk kedua malaikat kecilku…
Tanpa permisi…
Kau pun pergi dengan menggenggam pedangmu yang berlumuran darahku,
Dengan diiringi tatapan bening dua pasang bola kristal,
Tidakkah kau lihat, dua pasang mata malaikat kecilku, yang menatapmu?
Dengan sejuta rasa dan tanya berkecamuk dibenaknya,
Kenapa? Kenapa? Kenapa?
Kenapa kau renggut kebahagiaan kami? Kenapa kau hancurkan keceriaan kami?
Kenapa kau rampas surga kami, tempat kami bermain, tertawa, bercanda dan bercerita?
Kenapa kau lakukan semua ini pada kami?
Kenapa? Kenapa? Kenapa?
Padahal selama ini…
Kami tak pernah mengenalmu…
Kami tak pernah melihatmu…
Kami tak pernah menyakitimu…
24 April 2007
Dulurrr
24 April 2007Mumpung kedua jagoan cilikku masih mimpi aku nangkring deh di depan kompi ditemani jagoanku yang paling jago alias my husband sambil ngopi tentunya...
Ceritanya tadi siang pada saat para jagoanku sedang sibuk dengan dunianya(Aa Farhan skul, Ade Fathir bobo, ayah... so pasti lg nangkring di kantor), aku curi-curi waktu buat buka blogku... eh... ternyata ada yang mampir diblogku "Saha Cing", aku langsung link tuh... ternyata doski adalah sodara sepupuku alias dulur abdi yang sekarang ada di negeri antah berantah hehe... Katanya sih di negarana Akang Sam.
Tentu saja aku senang banget, ternyata di dunia mpok maya( yang katanya mengerikan bak monster yang menggerogoti kehidupan) selain aku bisa ketemu ama teman-teman baru aku juga bisa ketemu sareng dulur. Hallo Lurrr urang ngadongeng deui ah... Sumpeh deh aku seneng banget, soalnya tuh dulur adik misan aku (sepupuku) yang pada zaman-zamannya kuliah dulu kita suka baong(nakal) bareng-bareng hehe... jadi inget lagi zaman baheula.
Inget waktu kita belajar motor di Secapa AD, secara dibelakang rumah adalah Secapa AD, jadi kita suka main di situ sambil ngecengin para tentara-tentara yang lagi latihan hehe...
Selesai belajar motor kita pulang, ternyata pintu gerbang Secapa dah digembok, terpaksa kita nyari jalan keluar lewat lubang sebelah gerbang, tapi terpaksa motring harus ditinggal di Secapa.
Untuk dulur-dulur yang lain coba perlihatkan batang hidungmu hehe... biar kita bisa kumpul di duniana nyi maya tea. Salam buat dulur-dulu semua yang belum sempat berkunjung dan belum sempat aku kunjungi...
15 April 2007
Hipnotis
15 April 2007Setelah tenang dia menceritakan kejadian yang telah menimpanya. Pada saat dia sedang berjalan menuju pasar yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari rumahnya, ditengah jalan dia disapa oleh seorang wanita muda, "selamat pagi ibu, ibu mau kemana?" spontan Ibu Rita menjawab, "pagi, saya mau ke pasar". Lalu wanita tadi menghampiri Ibu Rita dan berkata lagi, "ibu kalo kepasar sebaiknya perhiasan ibu disimpan, sini saya simpan". Bagai kebo dicocok hidung Ibu Rita menuruti kata-kata perempuan tadi, dia segera melepaskan semua perhiasannya dan memberikannya pada perempuan itu.
Setelah beberapa saat Ibu Rita tersadar dan segera meraba semua perhiasannya yang telah raib. Dia mencari-cari perempuan yang baru saja bicara dengannya, tapi orang tersebut sudah tidak ada dihadapannya. Barulah Bu Rita tersadar kalau dia sudah tertipu, dia sudah terkena hipnotis.
Lain lagi cerita Mbak Yanti, pada saat dia pulang kerja kira-kira jam sembilan malam, baru beberapa langkah dia meninggalkan tempat kerjanya tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya. Spontan Mbak Yanti menoleh dan ternyata seorang laki-laki, laki-laki tersebut bertanya dan seolah-olah sudah akrab dengan Mbak Yanti, "kok pulangnya malam-malam, sendirian lagi, ayo saya antar". Mbak Yanti tidak menjawab apa-apa dia hanya menganggukkan kepalanya. Laki-laki itu kemudian berkata lagi, "malam-malam begini sebaiknya jangan memakai perhiasan sebaiknya perhiasan itu dititipkan pada saya, biar saya simpan". Tanpa menolak Mbak Yanti menitipkan perhiasan itu pada lelaki tadi. Lelaki tadi mengantar Mbak Yanti sampai naik angkutan umum.
Di dalam angkutan tiba-tiba Mbak Yanti tersadar dan dia celingukan mencari laki-laki tadi yang ternyata sudah menghilang, lemaslah tubuhnya.
Ngomong-ngomong soal hipnotis, secara tadi pagi dibahas dalam "Selamat Pagi" nya Trans 7 yang dipandu Olga Lidya dan Surya Syaputra, dengan mendatangkan bintang tamu seorang ahli hipnoterapy yang bernama Nurholis Madjid.
Menurut Nurholis Madjid hipnotis tidak hanya melulu dipergunakan untuk penipu orang, tetapi dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit psikis atau stres. Secara beliau telah membuka praktek di Jakarta untuk menangani pasien yang mengalami berbagai macam penyakit psikis terutama stres.
Selama ini yang saya tahu setiap orang terhipnotis karena menatap mata penghipnotis.
Ternyata hal itu tidak benar, karena menurut Nurholis, cara menghipnotis tidak harus selalu menatap mata. Pada saat kita fokus pada sesuatu pada saat itu pula kita bisa dihipnotis, misalnya pada saat kita ditanya, "jam berapa sekarang?" otomatis kita akan melihat jam atau fokus pada jam, pada saat itu pula kita dengan mudah dapat dihipnotis. Atau juga pada saat kita ditanya "nama atau alamat" atau apapun yang dapat membuat kita fokus sesaat pada sesuatu.
Hipnoterapy ini juga bisa lho untuk melangsingkan badan, jadi siapa saja yang merasa kegemukan silakan melakukan hipnoterapy. Kalau untuk melangsingkan badan sepertinya minta hipnotis buat ngejar-ngejar kereta api saja, dijamin deh dalam 2 hari pasti pingsan hehehe...
08 April 2007
Preman Kampus
08 April 2007Tapi kalau dilihat lagi IPDN kan bukan tempatnya para calon tentara atau calon ABRI yang harus siap melawan kekerasan atau yang harus berjuang di medan perang melawan para pengacau bangsa ini. Lulusan IPDN kan nantinya akan bekerja pada pemerintah daerah melayani publik atau ngurusin rakyat bukan buat nonjokin rakyat kaliii.
Jadi sepertinya tradisi kekerasan kayak begitu gak ada hubungannya dan gak ada manfaatnya sama sekali buat mereka, atau mungkin persiapan buat ngadepin preman-preman pasar kalau mereka sudah jadi lurah atawa sudah jadi camat. Tau akh... gak ngerti juga...
Dari peristiwa tersebut jadi ngingetin saya pada saat masuk kuliah dulu, pada waktu itu setiap mahasiswa baru wajib mengikuti acara yang namanya OPSPEK (Orientasi Program Studi dan Pengenalan Kampus). Disitu kami dijejali dengan penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) pola 100jam (kalau sekarang katanya dah gak ada lagi tuh yang namanya P4). Konon katanya dengan adanya penataran P4 diharapkan mahasiswa menjadi manusia yang berakhlak dan berbudi pekerti yang baik (katanya...).
Ternyata... bukan hanya penataran (yang tentunya amat sangat bikin ngantuk) saja yang kami dapatkan dalam OPSPEK itu tapi juga siksaan-siksaan dan tamparan-tamparan yang cukup bikin pipi jadi panas dan agak tembem. Secara saya kuliah di Fakultas Teknik yang mayoritas akang-akang semua jadi mau tidak mau kami para neng-neng harus mendapatkan perlakuan yang sama dengan akang-akang.
Jam3 pagi kami harus sudah ada dikampus yang tentu saja dengan dandanan yang seperti on del-ondel (rambut dikuncir 5 dengan pita oranye) dan barang bawaan yang entah apa saja pokoknya membuat tas seperti kandang tikus dan beratnya jangan ditanya, nih pundak dah tinggi sebelah...
Sesampai di kampus kami disambut hangat oleh para senior-senior, sambutan yang benar-benar hangat, tampar pipi kiri lima kali tampar pipi kanan lima kali. Pagi yang benar-benar hangat... saking hangatnya gak terasa ada setitik air keluar dari mataku sakiiiit mak ditamparrr. Untung masih gelap jadi gak terlihat ama senior yang lagi teriak-teriak seperti kernet bis nyari penumpang, kalau terlihat aku nangis... jangan ditanya deh... tuh siksaan makin bertambah.
Sampai sekarang aku tidak setuju adanya acara seperti itu, ini benar-benar menyiksa dan tidak bermanfaat sama sekali, tapi tradisi ini terus turun temurun pada generasi selanjutnya. Celakanya acara ini dijadikan ajang balas dendam pada mahasiswa baru berikutnya, terus...terus...dan terusss.
Walaupun sekarang yang namanya OPSPEK itu sudah gak ada tapi acara siksa-siksaan ataupun plonco-ploncoan buat mahasiswa baru tetep aja ada, meskipun tidak sekeras atau sesadis dulu. Tapi ngomong-ngomong di IPDN masih ada kan, kapan mau dihapusnya tuh acara pembantaian kayak gitu? au akh gelap.

